Back to Kompasiana
Artikel

Puasa Dulu Baru Lebaran

Belanja Lebaran di Tanah Abang

REP | 09 August 2010 | 07:20 Dibaca: 2763   Komentar: 8   3

Manekin dengan T-shirt dan Legging

Tak lengkap rasanya merayakan lebaran tanpa memakai baju baru, sepatu baru, mukenah baru dan barang baru lainnya yang sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Salah satu tempat untuk membeli barang-barang tersebut adalah di Blok A Pusat Grosir Tanah Abang (PGTA) yang merupakan pusat grosir pakaian dan perlengkapan rumah tangga terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Blok A PGTA  melayani pedagang pakaian dari seluruh Indonesia.

Arsitektur bangunannya tak seperti pasar biasa dan tak pula seperti mall kebanyakan. Gedung yang bercat hijau itu beraksitektur khas dengan corak Betawi yang dipadukan dengan sentuhan dan nuansa Islam. Saat ini saudara kembar Blok A, yaitu Blok B sedang dalam tahap pembangunan.

Setiap harinya ratusan orang berkunjung ke Pasar Nabang, begitu biasa orang menyingkat nama dari Pasar Tanah Abang. Para Pengunjung tak hanya datang dari Jakarta, tapi datang juga dari daerah lain se-Indonesia, bahkan adapula yang datang dari beberapa negara di Dunia seperti Malaysia, Arab dan India.

Cukup banyak alternatif moda transportasi menuju Blok A yang bisa anda gunakan. Bagi warga Bodetabek, dapat menggunakan Kereta Api dan berhenti di Stasiun Tanah Abang. Sepanjang perjalanan dari Stasiun menuju ke Blok A anda akan disuguhkan dengan lapak-lapak pedagang kaki lima yang biasa disebut Sogo Jongkok. Riuh suara para pedagang menarik para pembeli dengan yel-yel “dipilih-dipilih bu, 35 aja-35 aja” .

Teras dan loby belakang gedung dan pun depan gedung dimanfaatkan untuk tempat sentra kue dan panganan kecil yang tampilannya sungguh menggiurkan, dari mulai bolu keju, brownish, risoles, gorengan, pisang coklat, pecel dan masih banyak lagi.

Selain turun di stasiun Tanah Abang anda juga dapat turun di Stasiun Kota dan Menyambung Angkot 08 jurusan Kota-Tanah Abang dengan tarif RP. 4000, atau turun di Stasiun Gambir menyambung naik busway, bajai atau taksi. Pengguna Busway dapat turun di Halte Sarinah dan menyambung dengan Metromini dengan tarif RP. 2000,- atau dengan Bajai seharga Rp. 6000,- hingga Rp. 10.000,-. Tapi untuk spesial event menuju bulan Ramadhan tarif bisa menggila naiknya hingga 2 kali lipat dari biasa. Bagi pengendara kendaraan pribadi, tersedia parkir yang cukup luas.

Apa saja yang ada di “Surga Belanja ini” berikut rinciannya :

1. Lantai B2 : lantai paling dasar ini didominasi oleh pedangang bahan pakaian. Berbagai bahan mulai dari bahan kebaya, berbagai jenis kain seperti batik cetak, batik tulis, kain songket aneka warna, hingga kain tenun. Terdapat pula pedagang bahan pakaian kantor. Kisaran harga mulai dari puluhan ribu per meter hingga ratusan ribu tiap meternya.

2. Lantai B1 : Anda penyuka interior desain? sebagian benda yang anda sukai ada di lantai ini mulai dari gorden dengan aneka warna dan desain, karpet, permadani, sajadah, sprei, sarung bantal, bantal kursi, taplak meja, taplak kulkas, tutup dispenser, dan masih banyak lagi. Harganyapun cukup variatif mulai dari puluhan ribu per unit hingga mencapai jutaan rupiah.

3. SLG : lantai ini menarwakan aneka baju wanita dengan model-model terbaru, uniknya di beberapa baju yang dipajang diberi nama-nama perempuan dan kebanyakan artis atau tokoh dalam sebuah sinetron seperti Inayah, Safa, Marwah, Manohara dan Luna Maya. Untuk nama terakhir mungkin saat ini sudah tak dipakai lagi karena alasan “Pencitraan”

4. LG : Sama hal nya dengan lantai 1, lantai ini juga didominasi baju wanita dengan variasi model yang cukup banyak. Mulai dari atasan, baju model terusan, kebaya, baju muslim, kaos. Terdapat juga banyak pedagang jilbab, ciput (sebutan untuk dalaman jilbab) dan juga manset. Serta beberapa toko menjual perlengkapan ibadah seperti mukenah dan sejadah yang sangat dicari pada bulan Ramadhan.

5. Lantai Ground : disini tempat memilih baju anak, selain itu terdapat juga pedagang baju untuk pria dan wanita dewasa.

6. Lantai 1 : selain baju wanita, lantai ini juga menyediakan perlengkapan bayi

7. Lantai 2 : bagi anda penggemar batik, silahkan bereksplorasi di lantai ini.

8. Lantai 3 : : louis Vuton, Mont Black, Gucci, Guess, Fendi, semua merek terkenal itu ada di lantai ini tentu saja yang kalo kata orang kebanyakan  disebut KW 1 atau KW 2, mulai dari tas, sepatu koper dan sendal. Tak hanya itu lengkapi gaya anda dengan asesoris dan perhiasan seperti gelang, kalung, bross, anting dan juga jepit rambut.

9. Lantai 3A : kaum pria silahkan prioritaskan lantai ini karena dominasi busana pria ada di sini.

10. Lantai 5 : menjelang puasa dan lebaran, lantai ini paling banyak pengunjungnya. Hal tersebut dikarenakan lantai ini didominasi oleh pedagang busana muslim, perlengkapan ibadah dan kerudung

11. Lantai 6 : Butik untuk kaum muda. Di lantai ini anda para remaja putri ataupun perempuan muda dapat mengeksplorasi gaya anda di lantai ini. Baju yang bergaya ABG , blazer dan kemeja untuk kerja, baju muslim, batik, kebaya dan lainnya.

12. Lantai 7 : Butik tas dan sepatu impor.

13. Lantai 8 : tak hanya surga belanja pakaian, lantai delapan adalah surga kuliner yang disebut “Tenabang Foodcourt”. Berbagai makanan unik khas asli Indonesia dan mancanegara ada di sini , tahu gejrot, kue serabi, es selendang mayang, cendolmie ayam, bakso, soto, sate padang, gudeg jogja, tom yam dan yang penyuka fast food KFC, CFC, AW dan Popeye’s ada di sini.

Pemandangan unik lainnya adalah foto-foto Mulan Jameela hampir di setiap sudut dan lantai gedung. Artis penyanyi bersuara seksi ini berhasil menjadi Ikon Blok A Tanah Abang sejak menggeser posisi Titi Kamal.

Tidak seperti berbelanja di mall dengan sistem fix price alias tidak bisa ditawar, di Nabang berlaku beberapa macam sistem jual beli yaitu :

1. Fix Price : pedagang sudah menetapkan harga baik.

2. Tawar menawar : kebanyakan pedagang memberlakukan sistem ini.  Pandailah menawar karena penguruangannya bisa 15 hingga 40%.

Selain harga, sistem jual beli juga dibagi menjadi :

1. Eceran : artinya pembeli bebas membeli barang satuan per transaksinya.

2. Grosiran : uniknya grosiran tanah abang bervariasi bisa minimal 3 potong pakaian dengan motif dan desain yang sama tapi warna saja yang berbeda atau sekali transaksi minimal ½ lusin atau 1 lusin.

Kehabisan uang tunai?, jangan pernah anda khawatirkan karena nabang menyediakan cukup bnayak atm. ATM berbagai Bank ternama seperti BCA, Mandiri, BNI, BRI dan Bank DKI tersebar di seluruh lantai. Bisa jadi Tanah Abang adalah pusat perbelanjaan yang terbanyak menyediakan ATM. Bacalah papan-papan penunjuk arah untuk mengetahui lokasi ATM termasuk lokasi toilet, mushola, escalator dan lift.

Jadi apa lagi yang anda tunggu, segera meluncur Ke Blok A Tanah Abang untuk membeli baju baru dan mempercantik rumah anda saat lebaran nanti.

Akhir kata,

Beli Nasi di warung padang

makannya pake rendang

jangan ragu dan jangan bimbang

segera ke Tanah Abang,….nyokkk!!!!

 

Tenabang Fashion and Food

Tenabang Fashion and Food

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Hari Pusaka Dunia, Menghargai Warisan …

Puri Areta | | 19 April 2014 | 13:14

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Keluar Uang 460 Dollar Singapura Gigi Masih …

Posma Siahaan | | 19 April 2014 | 13:21

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: