Back to Kompasiana
Artikel

Puasa Dulu Baru Lebaran

Dewi Haroen

Penulis Buku "PERSONAL BRANDING Kunci Kesuksesan Berkiprah Di Dunia Politik". Psikolog, Trainer dan Motivator Lulusan Fakultas selengkapnya

Keutamaan membaca Al Quran (di bulan Ramadhan)

OPINI | 02 September 2010 | 11:46 Dibaca: 1955   Komentar: 11   6

Photobucket

foto dok pribadi

Setiap tanggal 17 Ramadhan (bulan puasa), ummat islam sedunia memperingati hari pertama kali diturunkannya Al-Quran ke dunia (Nuzulul Quran). Al-Quran yang berarti bacaan adalah dipercaya sebagai kitab suci agama islam yang merupakan puncak dan penutup wahyu Allah SWT yang diperuntukkan bagi manusia, yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril. Ada 4 alasan yang mendasari pemikiran mengenai keutamaan membaca Al Quran yang saya ambil dari berbagai sumber via google.

1. Al Quran adalah petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman

Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al-Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. (QS. Al A’raf :52)

Dari ayat di atas jelaslah bahwa Allah sebagai yang Maha Mengetahui atas segala perilaku makhluknya, memberikan satu kitab petunjuk bagi ummat manusia dalam mengarungi kehidupan di dunia ini. Dengan adanya kitab petunjuk/pedoman yang datangnya langsung dari Allah dan dijamin kebenarannya karena selalu dipelihara dan dijaga keasliannya oleh Allah SWT, maka diharapkan kita kaum muslimin tidak akan tersesat jalan. Hal ini ditegaskan dalam surat Al-Hijr ayat 9 yang berbunyi:

Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al-Quran, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. (QS. Al-Hijr :9)

2. Al Quran adalah penawar dan rahmat bagi orang yang beriman

Karena demikian besarnya rahmat dan karunia Allah atas Al-Quran, maka sebagai suatu petunjuk hidup seyogyanyalah kita sering membacanya. Hal ini sesuai dengan arti Al-Quran dalam bahasa Arab sebagai sesuatu yang dibaca berulang-ulang (Wikipedia). Dengan banyak membacanya maka hati kita akan tentram dan damai karena Allah menyatakan bahwa Al-Quran adalah sebagai penawar dan rahmat bagi orang yang beriman (yang gemar membacanya).

Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian. (QS. Al Isra :82)

3. Al Quran menghindarkan kita dari perbuatan keji dan munkar

Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Al-Kitab (Al-Quran) dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Ankabut :45)

Membaca Al Quran dan shalat adalah 2 hal yang tak terpisahkan. Mengapa demikian, karena didalam tiap raka’at kita selalu membaca satu surah dari Al Quran. Dengan berulangkali membacanya dan menyelami artinya, maka kita akan selalu diingatkan kepada tujuan hidup kita yang utama yaitu beribadah kepada Allah SWT dan menghindari berbagai hal yang menghalanginya. Anjuran membaca Al Quran sering diutarakan oleh Nabi kita yang mana dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Baihaqi dari Anas r.a. Rasulullah bersabda :

“Hendaklah kamu beri nur (cahaya) rumah tanggamu dengan sembahyang dan dengan membaca Al Quran’’

4. Al Quran menjadikan kita termasuk golongan manusia yang beruntung

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, (QS.Fathir:29)

Disini terlihat bahwa Al Quran sebagai satu petunjuk hidup muslimin wajib dibaca terlebih dahulu sebelum sholat dan zakat. Mengapa demikian, karena di dalam Al Quran berbagai ibadah dan amalan dituliskan secara jelas petunjuknya oleh Allah SWT. Jadi dengan membaca Al Quran terlebih dahulu kita terhindar dari kesesatan dan ketidak-pastian sehingga waktu kita tidak akan tersia-sia/merugi dengan berbagai kesalahan yang mungkin terjadi. Rasulullah menyatakan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim,

Ada dua golongan manusia yang sungguh-sungguh orang dengki kepadanya, yaituorang yang diberi oleh Allah Kitab Suci Al Quran ini, dibacanya siang dan malam; dan orang yang dianugerahi Allah kekayaan harta, siang dan malam kekayaan itu digunakannya untuk segala sesuatu yang diridhai Allah.”

Dengan berbagai manfaat yang kita peroleh tersebut, mumpung saat ini masih di bulan Ramadhan (puasa) yang mana segala amal ibadah yang kita lakukan akan diberikan pahala yang berlipat ganda, maka marilah kita semua sebanyak mungkin membaca Al-Quran agar kita mendapat segala kebaikan yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW dan ummatNya bersamaan dengan turunnya Al Quran tersebut.

Pulomas, 2 September 2010 / 23 Ramadhan 1431 H

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Taman Balekambang, Bukti Cinta Orangtua …

Agoeng Widodo | | 30 September 2014 | 15:39

Gedung DPR Dijual …

Hendra Budiman | | 30 September 2014 | 11:55

Bahkan Macan Asia pun Butuh Demokrasi …

Yudhi Hertanto | | 30 September 2014 | 12:16

Langkah Kecil, Meninggalkan Jejak yang …

Ngesti Setyo Moerni | | 30 September 2014 | 15:07

Kamukah Pemenang Sun Life Syariah Blog …

Kompasiana | | 29 September 2014 | 09:44


TRENDING ARTICLES

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 7 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 10 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 10 jam lalu

Hobi Berbahaya Anak Muda di Saudi …

Umm Mariam | 11 jam lalu

Inilah Cara SBY Membatalkan UU Pilkada …

Rullysyah | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: